BONUS PENEMPATAN SM3T : EXPLORE ALOR!
Sudah pernah ke Alor? Belum tahu Alor itu di mana? Alor merupakan salah satu kabupaten paling ujung timur laut di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kabupaten ini terdiri dari dua puluh pulau, sembilan pulau berpenghuni dan sebelas pulau lainnya tidak berpenghuni. Salah satu pulau terbesar dari dua puluh pulau tersebut yaitu pulau Alor (pulau tempat saya bertugas/mengabdi). Pulau yang berbatasan langsung dengan Timor Leste ini memiliki banyak potensi wisata mulai dari wisata alam seperti pantai dan taman bawah laut, wisata budaya seperti desa adat suku pegunungan, hingga wisata religi seperti Masjid berinterior kuno serta Al-Qur’an tertua se-Asia Tenggara.
Ya saya beruntung! Tinggal mengabdi selama satu tahun di pulau ini, memberi kesempatan bagi saya untuk menjelajah Alor. Berkunjung ke beberapa objek wisata populer yang ada, serta menemukan tempat-tempat "ajaib" yang masih tersebunyi dan belum banyak dikenal oleh masyarakat luar. Kebetulan juga tahun 2015-2016 adalah tahunnya para traveller. Banyak acara televisi atau sosial media, seperti youtube, instagram, atau blog berlomba-lomba menyajikan konten wisata petualangan menyusuri tempat-tempat menakjubkan yang ada di Indonesia. Jadi? Ya saya juga tidak mau ketinggalan, tho! Istilahnya AJI MUMPUNG. Teaching, learning, and traveling.. Wohooooo!!!
Berikut rangkuman penjelajahan saya (waktu menyesuaikan hari libur) di Kabupaten Alor :
Pantai Sebanjar
Pantai Sebanjar menjadi salah satu pantai yang paling sering saya kunjungi. Selain jarak yang cukup dekat dari pusat kota yaitu terletak di desa Alor Besar, pantai ini menyimpan segudang pesona. Kita dapat melihat hamparan pasir putih yang menyatu dengan air laut jernih berwarna biru, menyaksikan matahari tenggelam, sampai menyelam (diving/snorkeling) menikmati keindahan alam bawah lautnya. Sejauh mata memandang, kita juga dapat melihat secara langsung gagahnya Pulau Ternate, Pulau Pura, dan Pulau Pantar. Pantai Sebanjar juga sudah terkenal di kalangan wisatawan lokal dan mancanegara. Next..

Alamat : Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut (satu jam perjalanan dari kota kabupaten, Kalabahi)
Pantai Mali
Pantai yang bersebelahan langsung dengan bandara Mali ini juga tidak kalah memesona dari pantai lainnya. Hampir memiliki tipe yang sama dengan pantai yang ada di Alor, pantai Mali menyuguhkan pemandangan laut tenang dengan gradasi warna antara biru muda ke biru tua. Hanya saja yang menjadikan berbeda adalah tanggul buatan pemerintah yang ada di sepanjang bibir pantai. Selain itu, trait mark lain dari pantai Mali yaitu adanya satu pohon cukup besar tumbuh di pinggir pantai, berjenis bakau tapi memiliki wujud seperti pohon beringin yang dikerumuni akar-akar unik menyerupai duri.
Alamat : Kelurahan Kabola, Kecamatan Kabola (tiga puluh menit perjalanan dari kota kabupaten, Kalabahi)
Pantai Maimol
Satu arah dengan pantai Mali. Pantai Maimol terletak di seberang jalan utama antara bandara Mali menuju kota Kabupaten, Kalabahi. Untuk sampai ke pantai hanya butuh waktu sekitar ±20 menit saja. Kepopuleran pantai ini hampir sama dengan kepopuleran pantai Sebanjar. Berbeda dengan objek wisata pantai lainnya yang hingga saat ini masih digratiskan, khusus pantai Maimol pada hari libur dikenakan retribusi. Di kawasan pantai ini juga berdiri pondokan (cottage) yang katanya dikelola oleh warga asing.
Alamat : Kelurahan Kabola, Kecamatan Kabola (dua puluh menit perjalanan dari kota kabupaten, Kalabahi)
Pantai Dere
One of my favorite beach in Alor. Pantai Dere, meskipun hanya sempat mampir sebentar ke pantai ini, tapi menurut saya pantai ini lah yang paling berkesan buat saya. Pantai Dere memiliki atmosfer yang berbeda daripada pantai lainnya. Kekhasan dari pantai ini adalah tumbuhnya dua pohon bakau yang agak besar persis ditengah laut, dihadapan muka pantai. Dua pohon tersebut terlihat seperti gapura, seakan-akan menggambarkan sebuah gerbang, pintu masuk utama para tamu kerajaan laut (ya mungkin termasuk puteri-puteri duyung yang ingin berjemur di pinggir pantai memanjakan diri melepas sepi hahaha imajinasi tingkat tinggi). Saya cukup menikmati pemandangan pantai Dere meskipun waktu itu cuaca sangat panas.
Alamat : Desa Pantai Daerah, Kecamatan Kabola (empat puluh lima menit perjalanan dari kota kabupaten, Kalabahi)
Pantai Batu Putih
Namanya saja sudah "Batu Putih" jelas-tentu pantai ini berpasir/berbatu putih. Pantai Batu Putih memiliki gradasi warna laut paling mencolok dari pantai lainnya. Bergradasi biru muda ke hijau toska. Menjadi salah satu pantai yang memiliki daya tarik lebih. Terletak di Desa Alila Timur, Kecamatan Kabola, satu setengah jam perjalanan dari kota Kalabahi. Kita juga akan melewati pantai Maimol, pantai Mali, dan pantai Dere untuk sampai ke Pantai ini. Well, Pantai Batu Putih memiliki potensi menjadi objek wisata favorit di Alor.
Alamat : Desa Alila Timur, Kecamatan Kabola (satu jam setengah perjalanan dari kota kabupaten, Kalabahi.
Pantai Lola
Pantai yang sangat indah, seksi, dan masih tergolong perawan. Terletak tepat di depan pasar Lola, pasar tertua yang ada di kabupaten Alor. Awalnya yang saya tahu, informasi yang saya dapat dari masyarakat, di kecamatan Alor Barat Daya, khususnya daerah Wolwal-Probur tidak memiliki wisata pantai yang cukup menarik. Tapi, ketika saya dan teman-teman nekad pergi berpetualang ke sana, tidak disangka kita menemukan pantai eksotis tersebut. Recomended!
Alamat : Desa Probur, Kecamatan Alor Barat Daya (satu jam perjalanan dari kota kabupaten, Kalabahi)
Pantai Moru
Setibanya saya di Alor, saya langsung dibawa ke Moru, tempat tinggal kepala sekolah dan kawan guru. Selama satu minggu saya menginap di sana. Meskipun baru beberapa hari saya tinggal, saya memaksakan diri untuk keluar, mengitari desa, berkenalan dengan masyarakat sekitar serta melihat-lihat pemandangan yang ada, termasuk melihat kawasan pantainya yang cukup mengesankan. Lokasi pantai Moru masih terbilang dekat dengan kota. Terletak persis di pusat kecamatan ABAD. Akses jalan, transportasi, jaringan telepon atau internet juga sangat mudah.
Alamat : Kelurahan Moru, Kecamatan Alor Barat Daya (tiga puluh menit perjalanan dari kota kabupaten, Kalabahi)
Pantai Buraga
Sekilas ketika saya melihat pantai Buraga mengingatkan saya pada pantai yang ada di Jogja. Berpasir gelap, berombak besar, ada pula karang raksasa, serta kapal-kapal nelayan yang berjejer rapih dengan hiasan jaring di samping kiri-kanannya. Pantai ini terletak di kampung Buraga-Bombaru, Desa Tribur. Untuk menuju ke pantai ini, bisa menggunakan kendaraan roda dua, dengan jarak tempuh sekitar 4 jam perjalanan dari kota Kalabahi. Sebenarnya dekat, hanya saja akses jalan yang masih sangat susah yang membuat perjalanan terasa lama. Tapi santai saja, bagi yang suka tantangan, berpetualang ke tempat ini adalah pilihan yang tepat. Melewati jalanan yang super ekstrim, naik-turun, berkelok-kelok, menikung, dengan panorama hutan berhiaskan dinding-dinding tebing. Dan satu lagi, ada 8 sungai yang harus diseberangi. Seru! Oh ya, pantai ini satu arah dengan desa penempatan saya. Biaya ojek pulang pergi 200ribu.
Alamat : Desa Tribur, Kecamatan Alor Barat Daya (satu jam perjalanan dari kota kabupaten, Kalabahi)
Air Terjun Ilawe
Dari pantai kita beralih ke air terjun. Satu kata yang pas untuk menggabarkan air terjun ini yaitu PERJAKA! (karena istilah perawan sudah saya pakai pada penjelasan sebelumnya). Air terjun Ilawe berada tepat di tengah-tengah hutan rimbun, terletak di desa Alila Timur, Ilawe, Kecamatan Kabola. Untuk sampai ke lokasi, kita harus berjalan kaki menyusuri hutan dan kali sejauh 3km dari pemukiman penduduk. Untuk lama waktu, kurang-lebih kita butuh waktu berjalan sekitar 1,5 jam sekali jalan. Dan satu hal lagi, air terjun Ilawe cukup dekat dengan pantai Batu Putih dan pantai Dere (masih dalam satu kecamatan).
Alamat : Desa Alila Timur, Kecamatan Kabola (dua setengah jam perjalanan dari kota kabupaten, Kalabahi)
Desa Adat Takpala
The most populer place in Alor. Kalau sering menonton acara televisi bertajuk etnik ataupun petualangan, tentu sudah tahu tempat ini. Desa Adat Takpala merupakan salah satu tempat wisata terkenal di Alor, bahkan di NTT. Di tempat ini kita akan disuguhi komplek perumahan adat Suku Abui suku pegunungan terbesar yang masih berdiri kokoh, terawat, rapi. Cukup dengan uang 50rb, kita bisa menyewa pakaian adat asli lengkap dengan atributnya untuk sekadar berfoto, mengabadikan momen unik yang belum tentu kita dapatkan di luar sana. Untuk saat ini lokasi Desa Adat Takpala tidak terlalu susah untuk ditempuh. Hanya butuh waktu sekitar 30-45 menit dengan transportasi ojek atau oto (angkutan kota) dari pusat kota. Meskipun nanti harus dilanjutkan dengan sedikit mendaki berjalan laki. Ke Alor kalau belum ke Takpala, belum sah.
Alamat : Desa Apui, Kecamatan Alor Timur Laut (satu jam perjalanan dari kota kabupaten, Kalabahi)
Pulau Sika
Pulau tak berpenghuni yang kental dengan aroma mistisnya. Masyarakat mengatakan bahwa pulau Sika merupakan pulau keramat. Di dalam pulau kecil ini terdapat satu makam yang dipercaya masyarakat sebagai makam sultan. Namun, dibalik kesan seram tersebut, pulau Sika menyimpan segudang keindahan alam yang memanjakan mata. Hamparan pasir putih, air laut yang jernih, serta tumbuhnya tanaman mangrove yang melingkari pulau, menjadi daya tarik utama yang tidak akan membuat kita menyesal berkunjung ke sana. Untuk bisa sampai ke pulau Sika, kita cukup berjalan kaki selama ±2jam PP dari pulau Alor (start dari bandara Mali), namun harus menunggu air laut surut terlebih dahulu (penduduk asli menyebutnya dengan istilah meting), entah itu pagi, siang, atau pun sore hari. Bisa juga menggunakan perahu kecil ketinting, jika tidak ingin berjalan kaki atau menunggu air laut turun.
Alamat : Keluraham Kabola, Kecamatan Kabola (satu jam perjalanan dari kota kabupaten, Kalabahi)
Bukit Padang Maiwal
Tempat yang tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup saya. Bukit Padang Maiwal merupakan spot terbaik yang pernah saya temui untuk menyaksikan matahari terbit maupun matahari tenggelam. Tempat yang menjadi saksi bisu dari kerinduan saya terhadap keluarga. Tempat dimana saya harus bersusah payah, mendaki, berpanas-panasan, hanya untuk mendapatkan jaringan telepon/internet. Ini tempat bersejarah untuk saya. Bukit Padang Maiwal memiliki panorama nan memikat tak kalah dengan objek wisata kondang di Bromo sana.
Alamat : Desa Pintumas, Kecamatan Alor Barat Daya (dua jam perjalanan dari kota kabupaten, Kalabahi)
Pesisir Maritaing
Sebagian besar wilayah Alor adalah pesisir. Tidak heran jika akan banyak kita temukan pantai-pantai indah yang sebenarnya bukan merupakan tempat wisata. Salah satunya yaitu deretan pantai yang ada di pesisir Maritaing. Daerah paling jauh dari pusat kota kabupaten. Kita dapat menuju ke Maritaing menggunakan travel dengan biaya sekitar 50rb, menumpang truk, atau memakai kendaraan sepeda motor (minimal harus berdua, membawa cadangan bensin sendiri, mengingat sebagian wilayah Alor masih sangat sepi). Waktu tempuh kurang-lebih 5 jam perjalanan sekali jalan. Tapi jangan salah, jika kita pergi kesana pada musim kemarau, pemandangan menuju kecamatan ini akan sangatlah menakjubkan. Jalan berkelok-kelok disertai panorama "alas" kayu putih yang mulai meranggas, ditambah pancaran sinar matahari sore (sunset), akan membuat mata dan hati berdecak kagum. Perfecto! Kesan eksotis jelas pasti kita dapatkan.
Alamat : Desa Maritaing, Kecamatan Alor Timur (lima jam perjalanan dari kota kabupaten, Kalabahi)
BERSAMBUNG ...












0 $type={blogger} :
Post a Comment